<?xml version='1.0' encoding='UTF-8'?><?xml-stylesheet href="http://www.blogger.com/styles/atom.css" type="text/css"?><feed xmlns='http://www.w3.org/2005/Atom' xmlns:openSearch='http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/' xmlns:georss='http://www.georss.org/georss' xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'><id>tag:blogger.com,1999:blog-1313190306413758829</id><updated>2011-11-09T20:21:59.880+07:00</updated><title type='text'>Hubungan Antarmanusia</title><subtitle type='html'>Tips untuk membangun hubungan antarmanusia yang lebih baik</subtitle><link rel='http://schemas.google.com/g/2005#feed' type='application/atom+xml' href='http://antarmanusia.blogspot.com/feeds/posts/default'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1313190306413758829/posts/default?max-results=100'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://antarmanusia.blogspot.com/'/><link rel='hub' href='http://pubsubhubbub.appspot.com/'/><author><name>Paulus Herlambang</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='25' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_ShLybJ76fZ0/Shtg4EFrYAI/AAAAAAAAAGQ/Rsy5fDs0_1w/S220/Paulus.JPG'/></author><generator version='7.00' uri='http://www.blogger.com'>Blogger</generator><openSearch:totalResults>10</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>100</openSearch:itemsPerPage><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1313190306413758829.post-3535782902388588369</id><published>2011-02-10T10:49:00.003+07:00</published><updated>2011-02-10T10:54:12.086+07:00</updated><title type='text'>Perbuatan Baik</title><content type='html'>&lt;div&gt;Pada tahun 1994 sebuah foto hasil karya Kevin Carter memenangkan Pulitzer Award, penghargaan tertinggi di bidang jurnalistik, seni dan sastra.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Foto karya Carter tersebut menggambarkan seorang anak (balita) di Sudan yang sangat kelaparan dan sedang menuju ke arah tenda makanan PBB yang berjarak 1 kilometer jauhnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;foto&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5571903883180364770" style="DISPLAY: block; MARGIN: 0px auto 10px; WIDTH: 280px; CURSOR: hand; HEIGHT: 180px; TEXT-ALIGN: center" alt="" src="http://2.bp.blogspot.com/-_E3zXKp2rss/TVNhD3-V0-I/AAAAAAAAAIU/ai9vy2fmfig/s320/Anak%2B%2528balita%2529%2Bdi%2BSudan.jpg" border="0" /&gt;&lt;br /&gt;Tak jauh di belakangnya tampak seekor burung pemakan bangkai yang sedang menunggu anak itu mati supaya dapat memakannya. Tidak ada yang tahu apa yang kemudian terjadi dengan anak itu, karena Carter langsung meninggalkan lokasi setelah mengambil foto tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tiga bulan setelah menerima Pulitzer, Carter ditemukan meninggal karena bunuh diri. Rekan-rekannya mengatakan bahwa Carter sebenarnya mengalami depresi karena telah meninggalkan si anak tanpa berusaha menolongnya menuju tenda makanan PBB.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sejak kecil kita telah mengenal dan diajar tentang apa yang disebut perbuatan baik. Secara umum, perbuatan baik adalah suatu tindakan atau sikap yang dilakukan seseorang untuk membuat keadaan orang lain atau lingkungan sekitarnya menjadi lebih baik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam prakteknya, itu dapat berupa menolong orang yang mengalami kesusahan, menghibur orang yang mengalami kesedihan, mengalah dalam suatu perselisihan demi kebaikan bersama, dan masih banyak lagi lainnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sayangnya, semakin hari jumlah orang yang bersedia melakukan perbuatan baik semakin berkurang. Kalaupun mau pasti diikuti dengan berbagai syarat dan alasan yang disebut pamrih.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hal ini tidak mengherankan, sebab ketika seseorang memutuskan untuk berbuat baik, maka ia harus rela mengorbankan apa yang dimilikinya (uang, pikiran, waktu, keselamatan dirinya sendiri, dll).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun kita sering diingatkan untuk selalu rela berbagi berkat dengan berbuat kebaikan kepada mereka yang memerlukannya. Bahkan dikatakan bahwa jika seseorang tahu bagaimana harus berbuat baik, tetapi tidak melakukannya, ia berdosa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hari ini, bila kita bertemu dengan kesempatan untuk berbuat baik, jangan pernah melepaskannya. Sebab itulah kesempatan bagi kita untuk menjadi berkat bagi sesama.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;* * *&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sumber: Renungan Pagi, 10 Februari 2011 (diedit seperlunya)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di-&lt;em&gt;online&lt;/em&gt;-kan oleh Paulus Herlambang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;==========&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1313190306413758829-3535782902388588369?l=antarmanusia.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1313190306413758829/posts/default/3535782902388588369'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1313190306413758829/posts/default/3535782902388588369'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://antarmanusia.blogspot.com/2011/02/perbuatan-baik.html' title='Perbuatan Baik'/><author><name>Paulus Herlambang</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='25' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_ShLybJ76fZ0/Shtg4EFrYAI/AAAAAAAAAGQ/Rsy5fDs0_1w/S220/Paulus.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/-_E3zXKp2rss/TVNhD3-V0-I/AAAAAAAAAIU/ai9vy2fmfig/s72-c/Anak%2B%2528balita%2529%2Bdi%2BSudan.jpg' height='72' width='72'/></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1313190306413758829.post-117314137576611262</id><published>2010-08-20T10:41:00.000+07:00</published><updated>2010-08-20T10:42:30.717+07:00</updated><title type='text'>Pentingnya Seseorang</title><content type='html'>Ada seorang tua yang tinggal di hutan sebuah desa, di lereng bagian timur pegunungan Alpen, Austria. Orang tua itu sudah lama bekerja sebagai penjaga kebersihan. Tugasnya adalah membersihkan dedaunan dan kotoran pada mata air dan sungai yang mengalir di desa mereka. Pemerintah membayarnya untuk pekerjaan tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan setia dan tanpa banyak bicara ia berpatroli di bukit-bukit; membuang daun, ranting, dan cabang-cabang pohon serta lumpur yang menghambat aliran air.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lama-kelamaan desa itu menjadi tempat yang dikenal banyak orang dan menjadi salah satu tempat berlibur. Angsa yang anggun tampak berenang di aliran air bening pada tanah pertanian dengan irigasi alamiah. Berbagai usaha dan restoran semakin memperindah pemandangan dengan lampu-lampu aneka warna.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tahun-tahun berlalu. Pada suatu sore pemerintah desa mengadakan rapat tahunan. Ketika mereka meninjau kembali pengeluaran selama ini, salah seorang memerhatikan adanya uang yang dibayarkan untuk seorang penjaga kebersihan di musim semi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Siapa orang itu? Mengapa kita terus membayarnya dari tahun ke tahun? Kita tidak pernah melihatnya, bukan? Kita tidak memerlukannya lagi,” katanya. Maka mereka sepakat untuk tidak lagi mempekerjakan orang itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selama beberapa minggu, tidak ada sesuatu yang berubah. Pada awal musim gugur dedaunan mulai berjatuhan ke dalam air. Demikian pula dengan ranting-ranting kecil, yang kemudian mulai menghambat aliran air.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Beberapa hari kemudian air sungai yang tadinya bening mulai tampak keruh. Minggu berikutnya tercium bau yang tidak enak dari air sungai. Angsa-angsa yang indah meninggalkan sungai, dan penyakit mulai melanda penduduk desa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pemerintah desa mengadakan rapat mendadak. Menyadari keputusan mereka yang salah beberapa waktu lalu, mereka kembali memanggil dan mempekerjakan si penjaga musim semi. Dalam waktu beberapa minggu air sungai bersih kembali seperti semula, dan segalanya berjalan lancar seperti sebelumnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Terkadang kita salah dalam menduga dan gegabah dalam bertindak. Ada orang-orang yang kita pandang tidak begitu penting kehadirannya dan apa yang mereka kerjakan. Mungkin juga kita pernah meremehkan seseorang dengan berkata, “Tanpa kamu pun saya bisa mengerjakan semuanya, segalanya akan tetap berjalan dengan baik.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Melalui kisah di atas kita belajar untuk menghargai setiap orang dan apa yang sudah mereka lakukan. Masing-masing kita memiliki kelebihan, jadi jangan meremehkan orang. Keragaman keahlian akan semakin memperkaya sebuah karya. Karena itu, hargai dan anggap penting setiap orang!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;-----&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Kata-kata bijak:&lt;br /&gt;&lt;/strong&gt;Bertindaklah dengan bijak; kadang-kadang kita baru menyadari pentingnya seseorang setelah ia pergi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;* * *&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sumber: Manna Sorgawi, 20 Agustus 2010 (diedit seperlunya)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Judul asli: Penjaga Musim Semi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di-&lt;em&gt;online&lt;/em&gt;-kan oleh &lt;a href="http://www.blogger.com/profile/10532221403391756597"&gt;Paulus Herlambang&lt;/a&gt;.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;==========&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1313190306413758829-117314137576611262?l=antarmanusia.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1313190306413758829/posts/default/117314137576611262'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1313190306413758829/posts/default/117314137576611262'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://antarmanusia.blogspot.com/2010/08/pentingnya-seseorang.html' title='Pentingnya Seseorang'/><author><name>Paulus Herlambang</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='25' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_ShLybJ76fZ0/Shtg4EFrYAI/AAAAAAAAAGQ/Rsy5fDs0_1w/S220/Paulus.JPG'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1313190306413758829.post-3648472928469928767</id><published>2009-11-21T09:55:00.005+07:00</published><updated>2009-11-21T10:05:57.643+07:00</updated><title type='text'>Pelajaran di Dapur Rumah Sakit</title><content type='html'>Ketika memasuki dapur rumah sakit pada pukul 06.00 pagi, Rose sedang mengecek nama-nama pasien pada nampan-nampan yang berisi sarapan pagi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Hai, namaku Janet,” sapaku dengan ramah, meskipun aku sudah mendengar tentang Rose yang tidak bisa bekerja sama dengan orang lain. “Minggu ini jadwalku bekerja denganmu,” sambungku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rose, wanita paruh baya dengan rambut abu-abu tersebut memandangku tajam dari balik kaca matanya. Aku tahu bahwa ia tidak senang bekerja dengan seorang siswa praktik sepertiku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Apa yang bisa kubantu? Membuat kopi?” tanyaku. Rose hanya mengangguk dan melanjutkan pekerjaannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku sedang mengisi 40 cangkir dengan air panas dan mulai membuat kopi, ketika Rose berteriak dengan galak, “Bukan begitu cara membuat kopi!”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Aku melakukan sesuai yang diajarkan pengawas kepadaku,” jawabku membela diri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Pasien lebih suka kopi yang dibuat dengan caraku,” kata Rose.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sepanjang pagi itu, Rose seolah menikamku dengan mata tajamnya dan dengan kata-kata yang menyakitkan. Semua yang kukerjakan diperiksa dan dikritik olehnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selama praktik, aku belum pernah bertemu dengan orang seperti Rose. Di dalam kamarku, sambil berurai air mata, aku membawa masalahku kepada Tuhan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Tuhan, apa yang Engkau ingin kulakukan?” Aku tidak tahan dengan Rose.” Jawaban yang datang dalam pikiranku adalah dorongan yang kuat untuk mengasihi Rose.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Mengasihi Rose? Memahaminya aku bisa, tapi untuk mengasihinya tidak mungkin, Tuhan!”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Keesokan harinya ketika hendak bekerja lagi dengan Rose, aku berdoa, “Tuhan, tolong aku untuk mengasihi Rose, berkatilah Rose.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hari itu aku mengerjakan segala sesuatunya dengan cara yang Rose inginkan. Sejak berdoa untuknya, aku tidak lagi berfokus pada apa yang ia lakukan terhadapku, tetapi pada kondisi batinnya sebagai orang yang terluka dan perlu dikasihi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kekakuan di hatiku mulai mencair dan sepanjang musim panas itu kami memiliki banyak kesempatan untuk bekerja bersama.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rose kini berubah. Setiap kali melihatku, ia tampak sangat bahagia. Selama bekerja dengan wanita kesepian ini, aku belajar mendengarkan dia – sesuatu yang tidak seorang pun mau melakukannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku belajar memahami dia sebagai tulang punggung orangtuanya yang sudah lanjut usia, masalah kesehatan yang ia alami, dan suaminya yang pemabuk.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Suatu hari ketika aku bekerja sendiri, Rose masuk dapur rumah sakit dengan pakaian layaknya orang yang akan melakukan perjalanan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Kau tidak bekerja hari ini?” tanyaku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Tidak, aku menerima pekerjaan lain dan tidak akan bekerja di sini lagi. Aku datang hanya untuk mengucapkan salam perpisahan denganmu,” jawabnya... kemudian langsung memelukku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ini merupakan pengalaman berharga bagiku bahwa di dunia ini banyak orang seperti Rose: bermasalah, terluka, tidak dikasihi, dan butuh perhatian.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku menemukan bahwa mengasihi merupakan cara terbaik untuk mengubah musuh menjadi sahabat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Kata-kata bijak:&lt;br /&gt;&lt;/strong&gt;Perlawanan hanya memperburuk keadaan, tetapi kasih mengubah musuh menjadi sahabat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;* * *&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sumber: Manna Sorgawi, 21 November 2009&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di-&lt;em&gt;online&lt;/em&gt;-kan oleh &lt;a href="http://www.blogger.com/profile/10532221403391756597"&gt;Paulus Herlambang&lt;/a&gt;.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bukan sekadar &lt;em&gt;copy &amp;amp; paste&lt;/em&gt;. Seluruh kisah diketik ulang dengan kesebelas jariku dan diedit dengan cermat – 415 kata.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;=======&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1313190306413758829-3648472928469928767?l=antarmanusia.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1313190306413758829/posts/default/3648472928469928767'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1313190306413758829/posts/default/3648472928469928767'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://antarmanusia.blogspot.com/2009/11/pelajaran-di-dapur-rumah-sakit.html' title='Pelajaran di Dapur Rumah Sakit'/><author><name>Paulus Herlambang</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='25' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_ShLybJ76fZ0/Shtg4EFrYAI/AAAAAAAAAGQ/Rsy5fDs0_1w/S220/Paulus.JPG'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1313190306413758829.post-2834356995071491294</id><published>2009-11-10T09:42:00.008+07:00</published><updated>2009-12-12T10:57:16.690+07:00</updated><title type='text'>Perangkap Tikus</title><content type='html'>Seekor tikus mengintip dari lubang yang ada di tembok untuk melihat petani dan istrinya membuka belanjaan mereka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Makanan apa yang mereka beli?” tanya tikus di dalam hatinya. Ia begitu kecewa ketika mengetahui bahwa yang dibeli sang petani adalah perangkap tikus.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tikus berlari ke ladang sembari berteriak-teriak, “Ada perangkap tikus di rumah! Ada perangkap tikus di rumah!”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ayam berkata kepada tikus, “Tuan Tikus, perangkap itu adalah kuburanmu, tidak ada hubungannya denganku. Aku tidak mau direpotkan oleh masalahmu.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tikus kemudian bertemu dengan kambing dan berkata, “Ada perangkap tikus di rumah!” Kambing menunjukkan kesedihannya dan berkata, “Aku ikut bersedih Tuan Tikus, dan tidak ada yang dapat kuperbuat selain berdoa untukmu. Yakinlah, kamu akan selalu ada dalam doaku.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kemudian tikus mendatangi sapi dan berkata, “Ada perangkap tikus di rumah!” Sapi menjawab, “Woow, Tuan Tikus. Aku ikut bersedih. Tetapi perangkap itu bukan untukku. Hidungku saja tidak dapat masuk ke dalam perangkap itu.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lalu kembalilah tikus ke rumah dengan kepala tertunduk dan hati yang hancur karena harus menghadapi perangkap itu sendirian.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada tengah malam, terdengar bunyi perangkap tikus yang begitu keras seperti ada sesuatu yang tertangkap. Istri sang petani terbangun dan segera memeriksa untuk melihat apa yang telah tertangkap.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di dalam kegelapan malam, sang istri tidak dapat melihat bahwa ada seekor ular berbisa yang ekornya kena perangkap tikus itu. Ular itu mematuk istri petani.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sang petani segera melarikannya ke rumah sakit. Setelah mendapat perawatan di unit gawat darurat, istrinya kembali pulang ke rumah tetapi dengan badan yang masih demam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sang petani tahu, bahwa orang yang demam bisa cepat sembuh dengan makan sup ayam hangat. Petani itu pun menyembelih ayamnya, namun demam istrinya tetap berlanjut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Banyak teman dan tetangga yang berdatangan. Untuk menjamu mereka, si petani terpaksa menyembelih kambingnya. Akhirnya, sang istri tidak tertolong, ia meninggal dunia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Banyak orang yang datang ke rumah sang petani untuk menyatakan belasungkawa, dan untuk menjamu mereka semua sang petani terpaksa memotong sapinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;-----&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Suatu saat, jika anda melihat atau mendengar bahwa seseorang sedang menghadapi masalah dan berpikir bahwa itu tidak ada hubungannya dengan anda, ingatlah bahwa ketika salah seorang dari kita sedang menderita, sebenarnya kita semua juga terancam menderita. Semua kita terlibat di dalam perjalanan bersama yang disebut kehidupan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kita semua bersaudara. Jangan hanya memerhatikan kepentingan diri sendiri, tetapi kita juga harus memerhatikan kepentingan orang-orang lain, dan bersedia untuk memberikan bantuan yang dapat menguatkan dan menolong saudara kita yang sedang dalam kekurangan, ketakutan, penderitaan, ataupun pencobaan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;-----&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;Kata-kata bijak:&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;Ingatlah bahwa kita yang berada di dalam satu perahu kehidupan ini layak saling tolong-menolong.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;* * *&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sumber: Manna Sorgawi, 10 November 2009 (diedit seperlunya)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di-&lt;em&gt;online&lt;/em&gt;-kan oleh &lt;a href="http://www.blogger.com/profile/10532221403391756597"&gt;Paulus Herlambang&lt;/a&gt;.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;=======&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1313190306413758829-2834356995071491294?l=antarmanusia.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1313190306413758829/posts/default/2834356995071491294'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1313190306413758829/posts/default/2834356995071491294'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://antarmanusia.blogspot.com/2009/11/perangkap-tikus.html' title='Perangkap Tikus'/><author><name>Paulus Herlambang</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='25' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_ShLybJ76fZ0/Shtg4EFrYAI/AAAAAAAAAGQ/Rsy5fDs0_1w/S220/Paulus.JPG'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1313190306413758829.post-5160106737853541853</id><published>2009-07-16T19:42:00.003+07:00</published><updated>2009-07-16T20:40:13.310+07:00</updated><title type='text'>Kata Sia-sia dapat Merusak Hubungan</title><content type='html'>Oleh &lt;a href="http://www.facebook.com/pherlambang"&gt;Paulus Herlambang&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika masih kecil atau remaja dulu, kita suka &lt;em&gt;ngeledek&lt;/em&gt; teman-teman kita, dan yang paling seru adalah &lt;em&gt;ngeledek&lt;/em&gt; kekurangan-kekurangan mereka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hingga zaman sekarang hal itu masih terjadi. Anak-anak kami bersekolah di Sekolah Tunas Bangsa, milik Abbalove Ministries. Dalam pertandingan antarsekolah, ada anak-anak dari sekolah lain yang &lt;em&gt;memelesetkan&lt;/em&gt; nama Tunas Bangsa menjadi 'Tunas Bangsat' dan menjadikannya sebagai bahan ledekan. Ini salah satu contoh saja.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di Abbalove kami diajar bahwa hal-hal seperti itu merupakan '&lt;strong&gt;kata sia-sia&lt;/strong&gt;', yakni perkataan yang tidak ada gunanya dan hanya akan menimbulkan sakit hati.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di Sekolah Tunas Bangsa, kalau seorang siswa kedapatan mengucapkan 'kata sia-sia', maka ia akan dipanggil oleh wali kelas dan dinasihati secara khusus. Kemudian peristiwa itu dilaporkan kepada orangtuanya dalam buku Saat Teduh (buku penghubung), yang berisi:&lt;br /&gt;&lt;ul&gt;&lt;li&gt;Renungan harian &lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;em&gt;Wisdom&lt;/em&gt; (sejumlah pertanyaan yang harus dijawab oleh siswa berkaitan dengan renungan yang baru dibaca) &lt;/li&gt;&lt;li&gt;Pesan guru kepada orangtua, dan &lt;/li&gt;&lt;li&gt;Pesan orangtua kepada guru.&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;Apakah benar orang yang tidak bisa mengucapkan huruf R dengan baik alias &lt;em&gt;cadel&lt;/em&gt; bangga atas kekurangannya (karena itu berarti dia pandai berbahasa Inggris dan Perancis)? Saya rasa tidak!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hal itu telah menjadi pergumulan yang berat buat yang bersangkutan. Apalagi kalau anda menjadikan kekurangannya itu sebagai bahan ledekan, seperti yang saya dengar juga dalam sebuah acara khusus beberapa bulan yang lalu. Saya ingat betul siapa yang mengucapkan kata sia-sia tersebut!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Matius 12:36&lt;br /&gt;Tetapi Aku berkata kepadamu: Setiap &lt;strong&gt;kata sia-sia&lt;/strong&gt; yang diucapkan orang harus dipertanggungjawabkannya pada hari penghakiman.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kita semua belajar dari kesalahan kita. Sering kali kita melakukan suatu kesalahan berulang-ulang hingga dewasa atau tua karena tidak ada orang yang memberi tahu bahwa itu salah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya bersyukur bahwa hal-hal sekecil ‘tidak boleh berkata sia-sia’ diajarkan di Abbalove. Inilah saatnya saya menyampaikan apa yang telah saya pelajari selama &lt;strong&gt;7 tahun&lt;/strong&gt; berjemaat di Abbalove (Juli 2002 - Juli 2009) kepada teman-teman semua.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Banyak hal lain yang ingin saya sampaikan, menyangkut berbagai aspek kehidupan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Paulus/&lt;br /&gt;Menyuarakan kebenaran adalah tugas saya&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1313190306413758829-5160106737853541853?l=antarmanusia.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1313190306413758829/posts/default/5160106737853541853'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1313190306413758829/posts/default/5160106737853541853'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://antarmanusia.blogspot.com/2009/07/kata-sia-sia-dapat-merusak-hubungan.html' title='Kata Sia-sia dapat Merusak Hubungan'/><author><name>Paulus Herlambang</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='25' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_ShLybJ76fZ0/Shtg4EFrYAI/AAAAAAAAAGQ/Rsy5fDs0_1w/S220/Paulus.JPG'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1313190306413758829.post-286894897886082088</id><published>2007-09-12T16:31:00.000+07:00</published><updated>2007-09-12T16:56:48.346+07:00</updated><title type='text'>Tingkatkan Kualitas Hubungan Anda dengan Berfokus pada Hal-hal yang Positif</title><content type='html'>Oleh &lt;a href="http://www.articlehighlight.com/profile/Danette-Hibberd/847"&gt;Danette Hibberd&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebagai wanita yang berumur di atas 40 tahun, kita beruntung telah memiliki banyak sahabat dan hubungan sepanjang hidup kita. Kita telah memilih untuk membentuk ikatan dengan banyak orang ketika mereka menunjukkan kualitas yang kita kagumi. Dan dengan orang-orang lain yang mungkin memiliki kualitas yang tidak kita sukai, kita menolak untuk membentuk ikatan dengan mereka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pernahkah anda berusaha untuk membuat orang lain melakukan hal-hal yang anda inginkan, atau membuat mereka melihat sesuatu seperti yang anda lihat? Pernahkah anda berusaha untuk membuat sesuatu berjalan sesuai dengan keinginan anda? Kini tibalah saatnya untuk berhenti berusaha karena hampir tidak mungkin untuk memanipulasi orang lain. Inilah saatnya untuk berfokus pada kualitas positif dalam hubungan anda dan berusaha untuk mengabaikan hal-hal yang negatif.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Respons anda terhadap tindakan orang lain harus dikaji ulang jika anda ingin lebih mempererat ikatan yang anda miliki. Berusahalah untuk mengabaikan perilaku yang mengganggu anda dan mulai berfokus pada aspek-aspek positif dalam hubungan anda. Harapan bahwa orang lain akan berubah untuk membuat anda bahagia sering kali tidak dapat tercapai. Jadi sekarang tergantung anda sendiri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebagai contoh, pikirkanlah seseorang dalam hidup anda (kemungkinan besar pasangan anda). Kualitas apa yang kurang dalam diri orang itu yang anda tidak setuju? Apakah ia membiarkan tutup pasta gigi terbuka? Apakah ia membiarkan pakaiannya berserakan di lantai? Mungkin anda ingin agar ia lebih memberi perhatian atau anda berpikir bahwa ia tidak sebaik yang seharusnya di kamar tidur. Kualitas apa pun yang telah membuat anda jengkel, atau yang anda tidak setuju, akan semakin memenuhi pikiran anda. Bahkan akan membuat anda semakin memikirkan ‘masalah’ itu, yang hanya akan semakin mengganggu anda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebagai gantinya, bagaimana jika anda berfokus pada kualitas yang anda kagumi dalam diri orang tersebut? Apa yang mula-mula membuat anda tertarik kepadanya? Mungkin ia memiliki rasa humor yang tinggi, mungkin ia memberi anda banyak perhatian sehingga membuat anda merasa istimewa, atau mungkin anda tertarik karena anda dapat berbicara secara terbuka dan ia bersedia mendengarkan. Pasti ada banyak kualitas yang baik dan anda sukai di dalam dirinya sehingga anda bersedia menjalin hubungan dan meningkatkan persahabatan anda menjadi hubungan tetap.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan lebih sering memusatkan perhatian anda pada kualitas positif orang itu, hubungan anda akan berkembang ketika anda merasakan bahwa kualitas ini muncul ke permukaan dan menutupi hal-hal yang negatif. Setelah anda menerima hal-hal yang positif ini dan melihatnya terus-menerus, anda akan merasa lebih tenang dan mendapati bahwa anda lebih dapat menerimanya, dan ia akan bereaksi terhadap penerimaan anda yang terbuka terhadapnya sehingga akan memperkaya hubungan itu juga.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berusahalah untuk bersikap toleran terhadap kualitas yang tidak anda sukai dalam hubungan anda. Posisikanlah diri anda sejenak pada posisinya dan sadarlah bahwa ia mungkin memiliki persoalan, atau suatu kebiasaan sejak kecil, atau mungkin memiliki skala prioritas yang berbeda dengan skala prioritas anda. Apakah membiarkan pakaian berserakan di lantai benar-benar sesuatu yang dramatis sehingga menimbulkan penderitaan, atau apakah ia tampak ceria ketika berkumpul dengan teman-teman anda, selalu menunjukkan cinta dan perhatian kepada anda, serta mengingat tanggal-tanggal atau peristiwa-peristiwa khusus dalam hubungan anda?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apa yang lebih anda pikirkan? Seorang pria baik-baik yang mencintai dan memerhatikan anda? Atau seorang pria yang membuat berantakan dan hanya diperlukan beberapa menit untuk membereskannya?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk memiliki hubungan yang berhasil, pusatkanlah perhatian anda pada reaksi anda. Abaikanlah hal-hal yang negatif. Berfokuslah pada kualitas positif dari hubungan anda dan aspek-aspek yang menarik dari orang tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Terakhir, perlakukan orang lain sebagaimana anda ingin mereka memperlakukan anda. Hargailah mereka sebagaimana adanya, dan hargailah apa yang mereka bawa ke dalam hidup anda. Saya yakin dengan cara itulah anda ingin dihargai. Dengan demikian, anda akan merasakan bahwa mereka lebih dapat diterima, anda akan lebih sering merasakan kualitas positif, dan hubungan yang memuaskan pun akan terbentuk.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sumber: &lt;a href="http://www.articlehighlight.com/"&gt;http://www.articlehighlight.com&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Danette Hibberd&lt;br /&gt;Wellness Coach&lt;br /&gt;Author - From Flutter to Fly, Inspirational Quotes to transform you.&lt;br /&gt;&lt;a href="http://www.fabat40.com/" target="_blank"&gt;fabat40.com&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Total wellness for women 40 years plus&lt;br /&gt;&lt;a href="http://www.alternatively-healthier.com/" target="_blank"&gt;alternatively healthier&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Discover the benefits of natural and holistic living.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Artikel aslinya (dalam bahasa Inggris) dapat dibaca &lt;a title="click" href="http://www.articlehighlight.com/Article/Boost-the-Quality-of-Your-Relationship-by-Focusing-on-the-Positive/8422"&gt;di sini…&lt;/a&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1313190306413758829-286894897886082088?l=antarmanusia.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1313190306413758829/posts/default/286894897886082088'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1313190306413758829/posts/default/286894897886082088'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://antarmanusia.blogspot.com/2007/09/tingkatkan-kualitas-hubungan-anda.html' title='Tingkatkan Kualitas Hubungan Anda dengan Berfokus pada Hal-hal yang Positif'/><author><name>Paulus Herlambang</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='25' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_ShLybJ76fZ0/Shtg4EFrYAI/AAAAAAAAAGQ/Rsy5fDs0_1w/S220/Paulus.JPG'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1313190306413758829.post-394110956048094645</id><published>2007-08-04T06:57:00.000+07:00</published><updated>2007-08-04T11:41:07.302+07:00</updated><title type='text'>Si Narsis</title><content type='html'>Kata “narsis” berasal dari cerita Yunani tentang seorang pemuda bernama Narcissus. Pemuda ini sangat ganteng dan ia suka memuji diri sendiri serta menolak cinta para wanita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ia bahkan menolak cinta bidadari Echo dan ini menyebabkan Echo patah hati dan Narcissus dikutuk sehingga jatuh cinta pada bayangannya sendiri yang tampak pada air kolam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dewasa ini kata “narsis” dipakai untuk menggambarkan orang yang terlalu suka pada diri sendiri, &lt;em&gt;kelewat&lt;/em&gt; percaya diri, egosentris dan mengagung-agungkan diri sendiri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seorang narsis memandang dirinya sendiri secara berlebihan. Ia senang menyombongkan diri dan berharap orang lain akan memberikan pujian kepadanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ia menganggap dirinya sangat penting dan ingin sekali dikenal orang karena kelebihannya. Si Narsis selalu berpusat pada diri sendiri. Ia menganggap dirinya begitu istimewa dan tidak ada yang menyamainya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan yang lebih parah, ia menganggap bahwa semua orang mempunyai penilaian yang sama terhadapnya, sebagaimana ia menilai dirinya sendiri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Si Narsis merasa lebih dari orang lain: lebih ganteng, lebih pandai, lebih oke, dan sebagainya. Sehingga karena begitu “tinggi” ia menilai dirinya sendiri, ia bahkan tidak tahu kelemahannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Inilah yang kadang membuat orang jengkel melihat tingkahnya. Ia tidak sadar bahwa ternyata badannya bau, postur tubuhnya tidak sebaik yang ia pikirkan, dan kepribadiannya tidak semenarik yang ia kira.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sifat mengasihi dan bangga pada diri sendiri memang penting untuk dimiliki oleh setiap orang. Tetapi harus dalam kadar yang normal. Seorang narsis bangga dan mengasihi diri secara berlebihan yang akhirnya melahirkan kesombongan dan sifat mementingkan diri sendiri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bagaimana cara kita menghadapi Si Narsis ini?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Terima dia apa adanya&lt;/strong&gt;. Tingkah Si Narsis memang menyebalkan, tetapi kita harus belajar menerima keberadaannya tanpa membencinya. Kebencian terhadapnya belum tentu bisa menyadarkannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Tunjukkan kelemahannya&lt;/strong&gt;. Seorang narsis cenderung mengabaikan kelemahan dan keberadaan dirinya yang sesungguhnya. Ia menciptakan gambaran tentang dirinya sendiri bahwa dalam banyak hal ia lebih baik dan lebih sempurna dari orang lain. Temukanlah cara dan waktu yang tepat untuk memberi tahunya tentang keberadaan dirinya yang sesungguhnya. Dengan menyadari kelemahannya, ia akan bisa mengubah sikapnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Ajari dia untuk melihat kelebihan orang lain&lt;/strong&gt;. Si Narsis menutup mata terhadap kelebihan orang lain. Karena selalu berpusat pada diri sendiri, maka ia menganggap bahwa dirinyalah yang paling oke. Ajari dia untuk mulai melihat dan mengakui kelebihan orang lain yang selama ini tidak dapat dilihatnya. Katakan kepadanya bahwa sikap yang egosentris bukanlah hal yang baik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Kata-kata Bijak&lt;/strong&gt;:&lt;br /&gt;Terlalu mengasihi diri sendiri membuat kita buta terhadap keadaan kita yang sesungguhnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sumber: Manna Sorgawi, 16 Agustus 2007.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1313190306413758829-394110956048094645?l=antarmanusia.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1313190306413758829/posts/default/394110956048094645'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1313190306413758829/posts/default/394110956048094645'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://antarmanusia.blogspot.com/2007/08/si-narsis.html' title='Si Narsis'/><author><name>Paulus Herlambang</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='25' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_ShLybJ76fZ0/Shtg4EFrYAI/AAAAAAAAAGQ/Rsy5fDs0_1w/S220/Paulus.JPG'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1313190306413758829.post-6709833265516826720</id><published>2007-07-23T09:04:00.000+07:00</published><updated>2007-07-23T09:33:23.952+07:00</updated><title type='text'>5 Alasan Mengapa Wanita Menolak Pria</title><content type='html'>Oleh &lt;a href="http://www.articlehighlight.com/profile/0"&gt;&lt;/a&gt;Scott Patterson&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akhirnya anda memiliki keberanian untuk mendekati seorang wanita yang menarik dan memulai percakapan. Namun begitu anda membuka mulut, ia segera mencari alasan untuk menghindar dari anda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pertanyaannya, apakah anda telah melakukan suatu kesalahan atau ia memang orang yang tidak tahu sopan santun?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mungkin ia kasar, tetapi mungkin juga ia mempunyai alasan yang jelas atas tingkah lakunya. Bahkan, mungkin ada alasan khusus mengapa ia menolak anda. Dalam beberapa menit berikut ini, saya akan membahas 5 alasan yang paling umum mengapa seorang wanita menolak pria dan apa artinya bagi anda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;1- Wanita itu sudah ada yang punya&lt;br /&gt;&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Salah satu alasan paling sederhana mengapa seorang wanita menolak anda adalah karena ia sudah punya pacar atau suami. Nah, kalau dia sudah ada yang punya, jangan terlalu kecewa. Anda bisa beralih ke wanita lain yang masih sendiri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;2- Perasaannya sedang tidak enak&lt;br /&gt;&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Suatu kenyataan sederhana bahwa kita semua pernah mengalami hari-hari yang buruk. Mungkin anda mendekati wanita itu satu jam setelah anjingnya mati. Sehingga upaya apa pun untuk mengajaknya berbicara akan menemui jalan buntu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Anda perlu melakukan pengamatan bagaimana perilakunya sebelum anda mendekatinya. Jika ia tampak sedang marah atau murung, maka sebaiknya anda berbicara dengan wanita lain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;3- Ia seorang yang jahat&lt;br /&gt;&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Sebuah prinsip yang saya coba pahami adalah kenyataan bahwa SETIAP penolakan yang saya terima merupakan akibat dari kesalahan yang saya lakukan dalam pendekatan. Dengan memiliki sikap ini, saya dapat mengevaluasi apa yang telah saya lakukan dan apa yang dapat saya pelajari.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tetapi ada kebenaran sederhana tentang beberapa wanita. Kadang-kadang anda bertemu dengan beberapa wanita yang benar-benar jahat. Mereka senang mempermainkan pria dan menyakiti mereka. Jika anda melihat sejumlah pria mendekati seorang wanita kemudian menjauh dengan wajah kecewa, maka anda dapat menarik kesimpulan bahwa ia mungkin seorang wanita yang jahat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;4- Ia baru saja disakiti&lt;br /&gt;&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Ada masa-masa dalam kehidupan seorang wanita di mana ia tidak tertarik untuk berbicara dengan pria. Salah satu penyebabnya adalah karena ada pria lain yang baru saja menyakitinya. Itu membuat upaya anda akan mengalami penolakan. Baginya, anda mewakili SEMUA pria yang telah menyakitinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;5- Ia tidak suka dengan pendekatan anda&lt;br /&gt;&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Mungkin cara anda mendekati wanita salah. Anda menggunakan cara yang kasar atau anda tidak menunjukkan bahasa tubuh yang benar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun, yang melegakan adalah bahwa itulah SATU-SATUNYA alasan penolakan yang dapat anda kendalikan. Jika anda tahu cara yang benar untuk mendekati seorang wanita dan memulai percakapan, maka anda dapat mengurangi kemungkinan ditolak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada banyak alasan mengapa seorang wanita menolak pria. Anda tidak dapat mengendalikan sebagian besar faktor-faktor tersebut. Namun ada satu cara yang bagus untuk mengurangi kemungkinan anda ditolak. Jika anda mempelajari cara yang benar untuk memulai percakapan, maka anda akan melihat peningkatan yang luar biasa dalam keberhasilan anda mendekati wanita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sumber: &lt;a href="http://www.articlehighlight.com/"&gt;http://www.articlehighlight.com&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Scott Patterson dapat menolong ANDA menemui, menarik dan merayu wanita mana pun! Dalam pelajaran gratisnya, &lt;a href="http://www.chickmagnet101.com/meet-women266.html" target="_blank"&gt;Attraction Mastery&lt;/a&gt;, Scott memberikan 50 TIPS yang dapat anda gunakan untuk mendapatkan hasil yang cepat dengan wanita. Untuk menerima pelajaran yang luar biasa ini secara gratis, kunjungilah situsnya sekarang juga: &lt;a href="http://www.chickmagnet101.com/" target="_blank"&gt;http://www.chickmagnet101.com&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Artikel aslinya (dalam bahasa Inggris) dapat dibaca &lt;a href="http://www.articlehighlight.com/Article/5-Secret-Reasons-Why-Women-Reject-Men/3161"&gt;di sini...&lt;/a&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1313190306413758829-6709833265516826720?l=antarmanusia.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1313190306413758829/posts/default/6709833265516826720'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1313190306413758829/posts/default/6709833265516826720'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://antarmanusia.blogspot.com/2007/07/5-alasan-mengapa-wanita-menolak-pria.html' title='5 Alasan Mengapa Wanita Menolak Pria'/><author><name>Paulus Herlambang</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='25' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_ShLybJ76fZ0/Shtg4EFrYAI/AAAAAAAAAGQ/Rsy5fDs0_1w/S220/Paulus.JPG'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1313190306413758829.post-6153099766866751408</id><published>2007-04-17T10:16:00.001+07:00</published><updated>2007-04-17T10:16:17.876+07:00</updated><title type='text'>Membuat Orang Lain Merasa Penting</title><content type='html'>Salah satu kunci dalam membangun hubungan antarmanusia adalah membuat orang lain merasa penting. Ada empat langkah untuk membuat orang lain merasa penting.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;&lt;em&gt;Pertama&lt;/em&gt;, berpikirlah bahwa orang lain penting&lt;/strong&gt;. Anda tidak bisa membuat orang lain merasa penting jika di dalam hati, anda merasa bahwa mereka tidak berarti. Jadi, langkah pertama yang harus dilakukan adalah meyakinkan diri sendiri bahwa orang lain penting.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika anda dapat melakukan ini, maka sikap anda akan mengesankan orang lain, bahkan ketika anda sedang tidak berusaha untuk memberi kesan apa pun. Selain itu, sikap demikian akan membuat hubungan anda dengan sesama lebih tulus.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;&lt;em&gt;Kedua&lt;/em&gt;, perhatikanlah orang lain&lt;/strong&gt;. Orang yang diperhatikan akan merasa dirinya dihargai. Ia akan menjadi lebih ramah, lebih kooperatif, dan bersedia bekerja lebih keras bagi anda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jangan lupa, ketika anda membangun hubungan dengan sekelompok orang, berusahalah untuk memerhatikan setiap orang di dalam kelompok itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;&lt;em&gt;Ketiga&lt;/em&gt;, jangan bersaing dengan orang lain&lt;/strong&gt;. Jika ada seseorang yang memberi tahu kita tentang prestasinya yang hebat, umumnya kita segera memikirkan sesuatu yang lebih hebat lagi. Jika seseorang menceritakan kepada kita sebuah kisah yang bagus, kita langsung memikirkan kisah yang bisa mengunggulinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada sebuah aturan sederhana yang akan membantu anda mengatasi kelemahan ini. &lt;em&gt;Jika anda ingin memberi kesan yang baik kepada orang lain, cara yang paling efektif adalah memberi tahu mereka bahwa anda terkesan oleh mereka&lt;/em&gt;.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;&lt;em&gt;Keempat&lt;/em&gt;, tahu kapan harus mengoreksi orang lain&lt;/strong&gt;. Biasanya, ketika mengoreksi atau membantah orang lain, kita tidak bermaksud untuk menyelesaikan persoalan yang sebenarnya, melainkan hanya untuk membuat diri kita lebih penting daripada orang lain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bertanyalah kepada diri sendiri: Apakah akan menghasilkan perbedaan yang signifikan jika mereka benar atau salah? &lt;em&gt;Jangan berusaha memenangkan semua pertandingan kecil&lt;/em&gt;. Dampak negatif yang anda ciptakan akan jauh lebih hebat daripada kemenangan kecil bagi ego anda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sumber: &lt;em&gt;The Art of Dealing with People&lt;/em&gt;, Les Giblin, alih bahasa: Paulus Herlambang, Gramedia Pustaka Utama, Cetakan Pertama, 2003, hlm. 25 – 29.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1313190306413758829-6153099766866751408?l=antarmanusia.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1313190306413758829/posts/default/6153099766866751408'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1313190306413758829/posts/default/6153099766866751408'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://antarmanusia.blogspot.com/2007/04/membuat-orang-lain-merasa-penting.html' title='Membuat Orang Lain Merasa Penting'/><author><name>Paulus Herlambang</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='25' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_ShLybJ76fZ0/Shtg4EFrYAI/AAAAAAAAAGQ/Rsy5fDs0_1w/S220/Paulus.JPG'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1313190306413758829.post-3241346096168562696</id><published>2007-02-28T20:58:00.000+07:00</published><updated>2007-03-27T15:03:15.568+07:00</updated><title type='text'>Seni Mendengar</title><content type='html'>Salah satu kebutuhan manusia yang terbesar adalah &lt;strong&gt;didengarkan&lt;/strong&gt; ketika ia sedang berbicara. Namun, sedikit sekali orang yang bersedia menjadi pendengar yang baik. Orang lebih suka berbicara.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mendengarkan ternyata ada seninya. Ya, seni mendengar, supaya kegiatan mendengarkan itu bisa bermanfaat bagi kedua belah pihak (pembicara maupun pendengar).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apa saja sih manfaat mendengarkan? &lt;em&gt;Pertama&lt;/em&gt;, mendengarkan berarti anda sedang membangun hubungan dengan si pembicara. Orang itu akan merasa diperhatikan dan selanjutnya ia akan berbalik memerhatikan anda. Setidaknya, ia akan lebih memerhatikan anda karena ia sudah didengarkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;Kedua&lt;/em&gt;, mendengarkan dapat memberi kelegaan bagi si pembicara saat ia menghadapi masalah. Anda mungkin tidak dapat memberikan solusi atas masalah yang sedang ia hadapi. Tetapi, dengan mendengarkan, anda sudah menolong orang itu untuk mengatasi sebagian masalahnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;Ketiga&lt;/em&gt;, mendengarkan dapat memberi pencerahan. Orang akan lebih mudah menerima pendapat anda setelah ia didengarkan. Dalam hal ini langkah-langkah pencerahan tersebut adalah: 1) anda perlu mendengarkan sambil sesekali mengajukan pertanyaan; 2) baru kemudian anda memberikan pendapat atau penjelasan anda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari uraian di atas dapat disimpulkan bahwa untuk memperoleh manfaat yang sebesar-besarnya dari suatu pembicaraan, kita perlu mendengarkan terlebih dahulu.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1313190306413758829-3241346096168562696?l=antarmanusia.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1313190306413758829/posts/default/3241346096168562696'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1313190306413758829/posts/default/3241346096168562696'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://antarmanusia.blogspot.com/2007/03/seni-mendengar.html' title='Seni Mendengar'/><author><name>Paulus Herlambang</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='25' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_ShLybJ76fZ0/Shtg4EFrYAI/AAAAAAAAAGQ/Rsy5fDs0_1w/S220/Paulus.JPG'/></author></entry></feed>
